Pembongkaran Lokalisasi di Merauke Disesalkan

Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Merauke, menyesalkan sikap pemerintah yang menggusur kawasan lokalisasi di daerah itu. Sekretaris KPA Merauke Heni Astuti Suparman mengatakan, karena penggusuran itu pekerja seks di lokalisasi itu, kini sudah terpencar dan tidak terpantau lagi. Padahal sebagian dari pekerja seks di lokalisasi itu, positif HIV/AIDS dan masih dalam pantauan KPA Merauke.

“Iya kita sangat sayangkan bahwa pembongkaran ini tidak dibicarakan atau tidak dikoordinasikan lah secara baik. Kami tetap memandang itu hal yang baik hanya koordinasinya yang kita lihat belum terjalin dengan bagus. Sehingga kita harus bisa tahu mereka ini tetap terawasi atau tidak seperti itu. Itu yang kami sangat inginkan jangan sampai mereka disuruh bongkar lepas. Nah lepas ini mereka berpencar ini yang jadi tidak terpantau ini yang kesulitan kami di sini”.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Merauke, Heni Astuti Suparman menambahkan, ada 20 pekerja seks dari lokalisasi yang digusur itu, yang tidak diketahui keberadaanya sekarang. Sebelumnya lokalisasi itu digusur untuk pembangunan pintu air di kawasan RSUD Merauke. (kon-abd)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: