Tak Aman, Belasan Sekolah Dipindah ke Kota Mulia

Belasan sekolah dari lima distrik di kabupaten Puncak Jaya, terpaksa dipindahkan ke ibukota kabupaten di kota Mulia, karena distrik itu belum aman. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya, Elias Wonda mengatakan, sudah hampir dua tahun ini, semua proses pendidikan lima distrik itu dialihkan ke Mulia, karena situasi keamanan di daerah itu tidak kondusif.

“Seperti Gurage, Yambi. Contoh SMP 1 atap di Tingginambut kami bawa ke Mulia, sekarang ada sekolah di Mulia sore, terus SMP 1 atap di Mewoluk kami tarik ke Mulia bergabung dengan SD pagi Mulia. Mereka sore. Di Yambi itu satu sekolah kami pindahkan karena tempat itu gedungnya dibakar. Di Gurage itu ada 3-4 sekolah. 4 sekolah itu tarik semua kesana. Terus ada di distrik lain seperti Distrik Tingginambut itu ada beberapa di Gom, Wulakme. Hampir dua tahun terakhir ini kami semua di Mulia, karena semua orang takut akhirnya guru kami tarik semua termasuk siswa kami bawa semua ke ibukota kabupaten sekarang,” jelas Elias Wonda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya, Elias Wonda menambahkan, kini juga guru di puncak jaya pun berkurang. Sebab pasca kerusuhan tahun lalu, ada 100-an guru yang meninggalkan tempat tugasnya. Kini gaji guru tersebut, ditahan dinas pendidikan setempat.

Tahun lalu terjadi konflik dan perang suku antara pendukung calon bupati di puncak jaya. Belasan korban meninggal dan ratusan luka-luka dan sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah, turut dibakar massa yang bentrok. (kon-lit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: