Bupati Jayapura Minta Proyek Jalan di Kampung Netar Dihentikan

Pemerintah Kabupaten Jayapura meminta proyek pelebaran jalan dari kampung Netar, hingga batas Kota Jayapura, dihentikan pengerjaannya untuk sementara. Itu karena sejumlah LSM pemerhati lingkungan memprotes proyek tersebut karena telah merusak lingkungan. Atas protes itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, berjanji akan memanggil pelaksana proyeknya,  untuk mengetahui analisa dampak lingkungan atau amdal proyek itu, terhadap masyarakat di sekitarnya.

 “ Batas dari kampung Harapan ke arah Waena (Kota Jayapura) itu tidak pernah ada konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura, oleh karena itu terjadi komplain dari masyarakat. Makanya kami punya wilayah dan kami punya hak untuk menghentikan itu. Tapi juga kami mengundang dalam arti untuk merespons supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak baik. Oleh karena itu kita minta hentikan dulu kita mengundang mereka untuk mempresentasikan analisa dampak lingkungannya terhadap pembangunan itu terhadap masyarakat. ”

Sebelumnya sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Pemerhati Lingkungan dan Kelompok pencinta lingkungan di Kabupaten Jayapura, memprotes proyek pelebaran jalan itu.  Karena proyek itu memangkas gunung lalu menimbun pinggiran danau Sentani dan mengakibatkan air danau jadi keruh. (kon-put)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: