Polisi Buru Istri Bupati di Papua Barat atas Dugaan Korupsi

(Jayapura) Penyidik kepolisian Papua tengah memburu istri seorang bupati di propinsi Papua Barat. Istri bupati ini diduga terlibat korupsi proyek fiktif pembangunan  tiga unit rumah anggota DPRD Kabupaten Jayapura, senilai Rp. 2 miliar   lebih.  Akan tetapi, Juru bicara Polda Papua, I Gede Sumerta Jaya, belum dapat menyebutkan identitas istri seorang bupati ini. Alasannya untuk kepentingan penyidikan dan penangkapan. Juru bicara Polda Papua, I Gede Sumerta Jaya mengatakan, proyek fiktif   itu bersumber dari APBD 2008 kabupaten Jayapura.

“Tahun anggaran 2008 sebesar 2 miliar 862 juta dengan jumlah kerugian negara dari hasil audit BPKP tahun 2011 adalah 959 juta. Nah dari pengembangan hasil penyelidikan ataupun penyidikan, nantinya tidak menutup kemungkinan juga akan melibatkan salah satu istri bupati di Papua ini,” kata I Gede Sumerta Jaya.

Terkait kasus dugaan korupsi ini, Pengadilan Negeri Jayapura sebelumnya telah memvonis Sekretaris Dewan Kabupaten Jayapura, Lukas Mramra, selaku pengguna anggaran, selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Sedangkan tiga  terdakwa lainnya, masih diadili di pengadilan negeri Jayapura. Yakni Direktur PT.Gracia Indah, Albert Sahat Silalahi, Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Bastian dan Direktur PT.Adritama Putra Jaya, Hendra Harjono. (kon-lit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: