Pemerintah Dinilai Lemah Dalam Masalah Papua

(Jakarta) Penyidangan warga Australia terkait dukungan kemerdekaan Papua dinilai sebagai tamparan keras bagi intelijen Indonesia. Anggota Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan, masuknya orang atau kelompok yang mendukung kemerdekaan Papua, merupakan bentuk simpati  kemanusiaan. Namun kata dia, keleluasaan mereka untuk menjalankan misinya   akibat lemahnya sistem pengamanan dan kinerja intelijen Indonesia.


Kenapa pegadilan Australia yang mengatakan ada orang Australia yang mendukung Papua, bukan kita. Berarti intelijen dan  pemerintah kita lemah. Ini tamparan besar bagi pemerintah kita, Menkopolhukam, Presiden, elemen intelijen. Justru negara lain yang mampu memotret ada persoalan di Papua.” Anggota Komnas HAM Natalius Pigai.

 

Sebelumnya Pengadilan Brisbane, Australia, mendakwa seorang warganya mengikuti pelatihan di Ukraina sebagai persiapan untuk membantu kelompok bersenjata Papua Barat. Menurut dakwaan pengadilan, Gerard Michael Little merencanakan untuk terlibat dalam konflik melawan Pemerintah Indonesia di Papua Barat. Ia dinilai telah melanggar aturan pemerintah Australia yang melarang warganya terlibat tindakan bermusuhan dengan negara lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: