24 Pejabat di Kabupaten Jayapura Terancam Dicopot

(Sentani) Sebanyak 24 kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura,  terancam dicopot dari jabatannya. Itu karena mereka belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaannya sebagai Penyelenggara Negara atau LHKPN. Kepala Inspektorat Kabupaten Jayapura, Denny Simbar mengatakan, sesuai edaran kementerian pendayagunaan aparatur Negara, setiap kepala SKPD wajib menyerahkan Laporan Harta Kekayaannya.

 

“Nah kalau sudah mendapat terguran pertama tidak mengindahkan lagi berarti bisa dinaikkan lagi tegurannya, karena surat edaran Menpan terakhir tahun 2012 tentang wajib LHKPN juga itu ada sanksi keterlambatan. Pejabat struktural dan fungsional yang tidak melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara paling lambat 2 bulan atau 60 hari setelah dilantik itu bisa dibebaskan dari jabatannya itu nanti akan mengarah kearah situ. Makanya ini pada tahap awal ini bapak Bupati sudah mengatakan langsung diberikan teguran dulu bagi yang belum melaporkan. ” Ujar dia.

 

Kepala Inspektorat Kabupaten Jayapura, Denny Simbar menegaskan, jika hingga akhir Desember nanti, ada kepala SKPD yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaannya, maka pasti dicopot dari jabatannya.

Pemerintah Kabupaten Jayapura sebelumnya telah memberi batas waktu penyerahan LHKPN itu, hingga 30 November lalu. Namun baru 14 kepala SKPD yang menyerahkan laporan LHKPN, dari 38 kepala SKPD di daerah itu. (kon-putu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: