Pemerintah Diminta Masukkan Budaya Papua Dalam Kurikulum Baru

(Jakarta)  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diminta  memasukan budaya dan sejarah daerah Papua lebih banyak ke dalam muatan lokal kurikulum 2013. Ketua Lembaga Pendidikan Papua, Longginus Pekey menyebutkan, selama ini muatan lokal diabaikan. Sehingga kata dia, siswa cenderung tak mengenal budaya dan sejarah daerah mereka sendiri.


“Pengetahuan akan daerah lain, itu kan akan muncul berikutnya kalau proses pendidikan itu sudah ada. Tetapi yang saya katakan maksudnya adalah, supaya tidak ada pengasingan terhadap dirinya dan budayanya sendiri. Saat ini, khususnya di Papua, banyak anak-anak mengalami krisis, krisis akan budayanya sendiri.” Ujar dia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan Kurikulum 2013. Kurikulum baru ini, menekankan pada observasi dan pembuatan laporan siswa tentang sebuah mata pelajaran. Selain itu, dalam kurikulum juga diatur tentang buku pelajaran induk yang disiapkan pemerintah, sehingga siswa tak perlu lagi membeli buku panduan lainnya seperti Lembar Kerja Siswa (LKS). Kurikulum baru ditargetkan bisa berjalan Juni 2013.  (rah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: