Anggaran Pendidikan Papua Belum 30%

(Jakarta) Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengakui, kalau alokasi dana Otonomi Khusus untuk bidang pendidikan belum mencapai 30 persen. Penyebabnya karena politisi di parlemen Papua menghendaki alokasi dana otsus dibagi rata untuk setiap sektor pembangunan. Kepala Dinas Pendidikan Papua James Modouw mengatakan, keputusan DPR Papua soal ini menghambat upaya percepatan pembangunan di sektor pendidikan.
“Bukan kita yang menentukan anggaran itu. Tapi itu panitia anggaran eksekutif dan legislatif. Jadi mereka yang harus memutuskan membagi. Kita sudah mengusulkan tapi mereka hal yang itu tak bisa disepakati.” Ungkap James.

Kepala Dinas Pendidikan James Modouw menambahkan, saban tahun Pemprov Papua selalu mengajukan rancangan anggaran pendidikan sebesar 30 persen, ke DPR Papua. Tapi usulan 30% itu, tak kunjung dikabulkan Badan Anggaran DPR Papua.

James Modouw mengatakan, Alokasi dana Otonomi Khusus Papua pada 2012 mencapai Rp. 3,83 triliun untuk Papua dan Rp 1,64 triliun untuk Papua Barat. Dana itu untuk percepatan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat. Dari besaran dana itu, alokasi untuk sektor pendidikan tak pernah sampai 30 persen seperti yang diamanatkan Undang-udang Otonomi Khusus papua. (van)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: