Perdasus/Perdasi Papua Molor Karena Belum Sinkronnya Kerja Aparatur

(Jakarta) Penyusunan Peraturan Daerah Khusus ( Perdasus ) dan Peraturan Daerah Istimewa ( Perdasi ) untuk pelaksanaan Otonomi Khusus Papua, hingga 9 tahun ini tak kunjung selesai. Padahal sesuai amanat undang-undang Otsus, perdasi dan perdasus itu, sudah harus selesai disusun dan ditetapkan sejak 9 tahun lalu. Pemerintah Provinsi Papua beralasan, keterlambatan penyusunan Perdasus dan Perdasi ini karena belum sinkronnya antara kerja Pemprov dengan DPR Papua dan dengan Majelis Rakyat Papua. Juru Bicara Pemprov Papua, Ani Rumbiak mengatakan, rancangan Perdasus dan Perdasi, masih direvisi pemerintah daerah.
“Ada aspek yang kemarin dinilai pola dan hubungan kerja DPRP dan MRP belum terbagi secara sinergi. Kami baru membuat dalam konsep dan tindaklanjutnya dalam waktu dekat akan dibahas bersama dengan DPR. Sampai saat ini belum ditentukan waktunya karena saat ini ada pergantian pejabat. Semoga tahun depan bisa ditindaklanjuti.” Ujar Ani.

 

Juru Bicara Pemerintah Daerah Provinsi Papua, Ani Rumbiak menambahkan, masalah pergantian pejabat di DPR Papua, juga jadi penyebab lambannya pembahasan Perdasus dan Perdasi.

Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri, mendesak Pemerintah Papua dan Papua Barat, untuk segera menetapkan Perdasus dan Perdasi. Karena perdasi dan perdasus itu sangat mendesak  untuk menekankan soal pembagian dan pengelolaan dana otonomi khusus. Sebab tanpa perdasus dan perdasi itu, pelaksanaan otsus di tanah papua ini, tidak akan optimal. (van)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: