Baku Tembak Polisi dengan Kelompok Bersenjata di Papua Bukan Pelanggaran HAM

(Jakarta) Aksi penembakan antara kepolisian dan sipil bersenjata di Papua dinilai tidak melanggar HAM. Anggota Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan, ini karena kedua pihak saling bersenjata. Menurut Pigai, dikatakan melanggar HAM jika kedua pihak melibatkan rakyat sipil biasa.


“Itu jelas. Meninggalnya tiga orang polisi tidak melanggar HAM. Pembunuh juga tidak melanggar HAM karena ini sipil bersenjata dan pemegang senjata. Ini melanggar HAM jika menyentuh rakyat sipil.” Tegas Pigai.
Sebelumnya, Polsek Pirime Kabupaten Lanny Jaya diserang sekelompok orang. Akibat penyerangan itu tiga orang anggota kepolisian tewas. Salah satunya Kapolsek Pirime Rolfi Takubesi.

Kemarin, Hubert Mabel yang diduga sebagai pelaku penembakan tewas setelah ditembak polisi. Kepolisian mengklaim, Hubert ditembak lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap. (KBR68H)

Penulis: Errik

Editor: Rons

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: