Pemprov Papua Barat Didesak Segera Selesaikan Aturan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

(Jakarta)  Pemerintah   Papua Barat belum menunjukan komitmennya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca melalui Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK). Pasalnya, Pemda Papua Barat masih menghitung jumlah karbon yang ada di Bumi Cendrawasih itu. Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya berharap, Pemda Papua Barat bisa segera menyelesaikan RAD-GRK itu pada akhir tahun ini.


“RAD yang belum selesai di Papua. Papua sendiri seperti kita lihat sudah selesai, tetapi Peraturan Daerah yang belum. Karena Papua masih dalam masa transisi pemilihan Gubernur. Jadi mungkin dalam waktu dekat pasti akan diselesaikan. Dia Papua Barat memang belum diselesaikan. Seharusnya kalau dilihat situasi daerah mereka dulu yang selesai, karena sudah aman. Mereka Gubernur sudah jadi.” Kata Balthasar.
Sebelumnya, 27 provinsi menerbitkan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca   (RAD-GRK). 27 provinsi itu diantaranya adalah provinsi DKI Jakarta, Jambi, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Barat. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana mengatakan, terbitnya Pergub itu menunjukan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 26 persen pada 2020 mendatang. Dia berharap, pemerintah daerah bisa mengimplementasikan secara nyata rencana aksi itu pada Januari tahun depan. (Dmr/Ary)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: