DPR Papua Tolak Rencana Penggunaan UU Terorisme di Papua

(Sentani) DPR Papua tak setuju jika pasal terorisme dipakai polisi menjerat   pelaku kekerasan di Papua, sebelum identifikasi kasus. Ketua Komisi A DPR Papua, Ruben Magai mengatakan, mestinya kepolisian melakukan identifikasi pelaku kekerasan. Untuk memastikan pelaku kekerasan itu teroris atau bukan dan seberapa besar ancamannya.

 

“Kalau orang katakan sekarang ini Papua harus diterapkan saya pikir itu juga  nanti dilihat dari kinerja aparat. Jadi jangan isu lain kita jawab dengan isu yang lain. Sekarang kelompok masyarakat yang berbicara tentang demokrasi, lalu itu ditembak, lalu itu di skenario lalu nanti akhirnya juga dinyatakan itu kelompok teroris itu yang tidak boleh,” tegas Ruben.

 

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Ruben Magai mengatakan, kini polisi tak perlu lagi menerapkan undang-undang terorisme. Karena menurutnya jika identifikasi polisi itu tepat, polisi cukup menjerat pelaku kekerasan di tanah papua dengan Undang undang tentang kepemilikan senjata tajam dan bahan peledak. (Kon-rir/Ary)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: