Seni Pahat Asmat dan Tari Yapen Menuju Warisan Budaya Dunia

(Jakarta) Seni pahat suku Asmat dan tari Yapen asli Papua akan diajukan menjadi warisan budaya dunia ke Unesco tahun depan. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan, dibutuhkan penelitian lebih dari satu tahun untuk mengajukan kesenian asli Papua menjadi warisan dunia ke Unesco. Menurut Wiendu, pengenalan pahat Asmat dan tari Yapen sudah dilakukan lewat ajang pariwisata saat festival kesenian di mancanegara.

 

” Banyak sekali yang sedang kita lihat adalah seni pahat asmat dan tari Yapen. Banyak sekali festival kesenian asli Papua. Lewat kita nantinya kemasan lewat pariwisata dan pengajuan itu harus penelitian 1-2 tahun. Noken itu disiapkan penelitian 2 tahun.” Kata Wiendu.

 

Tahun ini, Unesco telah menetapkan noken atau tas asli kerajinan Papua menjadi warisan budaya dunia. Pengukuhan noken sebagai warisan dunia ditetapkan pada sidang Unesco di Paris Prancis.Sebelumnya subak dari Bali juga sudah diakui sebagai warisan dunia. Selain itu juga Batik telah diakui sebagai warisan budaya dunia. (Nan/Ary)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: