Honor Kecil Penyelenggaran Pilkada Papua Ancam Mogok

(Sentani) Sejumlah penyelenggara Pilkada Gubernur Papua, mengancam akan memboikot pesta demokrasi tersebut. Ini lantaran honor mereka di tingkat distrik sangat kurang. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura Izak R. Hikoyabi menyebutkan, honor untuk pelaksanaan Pilgub Papua turun sebesar lebih dari 50 persen dibanding pilkada tingkat kabupaten yang sebesar Rp 500 juta.

 “Pelaksanaan di bawah nanti pada saat hari H benar-benar harus berjalan dengan baik. Penyelenggara ini kan sudah terbiasa dengan kita berikan honorarium, kalau di Kabupaten Jayapura itu kita kasih Rp 500 juta di KPPSnya. Kalau sekarang kita kasih Rp 200 juta yang pastinya dia tidak mau dan menolak itu dan pasti akan boikot itu (Pilkada Papua-red) dan itu mau salahkan siapa tidak bisa salahkan siapa-siapa. Untuk uang sekecil ini apa semua orang bisa mau kerja? Jangankan di Jayapura, di daerah pegunungan juga tidak mungkin dia kerja dia akan boikot itu sudah pasti. Tapi ya kalau tidak ada upaya dari Pemerintah Daerah untuk membantu itu ya jangan salahkan KPU.” Kata Izak.

Ketua KPU Kabupaten Jayapura Izak R. Hikoyabi mengaku tidak bisa meminta tambahan dana ke KPU Papua karena anggarannya terbatas. Kata dia, saat ini KPU Kabupaten Jayapura meminta dana tambahan untuk honor pihak penyelenggara kepada Pemerintah Daerah setempat. Izak khawatir akan terjadi politik uang jika Pemda tidak menambah honor penyelenggara pilkada. (Kon-Put/Ary)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: