BMKG Ingatkan Pantai Utara Papua Waspada Badai Sonamu

(Biak) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG Biak menyatakan, Badai tropis Sonamu, masih berdampak buruk di Papua hingga 6 hari ke depan. Terutama di sepanjang pantai utara Papua, berupa angin kencang dan berbahaya bagi setiap penerbangan. Prakirawan BMKG Biak, Bambang Hermanto mengatakan, badai tropis Sonamu ini juga memicu tinggi gelombang laut mencapai 3 meter di sepanjang perairan utara papua. Juga menimbulkan intensitas hujan hingga banjir di sepanjang daratan utara Papua.

 

“Pusat badainya di utara PNG atau timur laut Jayapura. Pertemuan anginnya yang merupakan dampak badai itu, yaitu dari pasifik dengan angin tenggara hingga menimbulkan awan, sehingga menimbulkan hujan. Untuk pelayaran gelombang tinggi mencapai 3 meter di perairan utara papua, samudra Pasifik Biak, Jayapura, Merauke, laut Arafuru. Dan potensi hujan lebat terjadi di Sorong, ¬†Manokwari, Nabire Biak, Sarmi dan Jayapura, Timika, Kaimana dan Fak-Fak.” Kata Bambang.

 

Sebelumnya BMKG Pusat menyebutkan, Badai tropis Sonamu muncul Jumat lalu di Laut Cina Selatan, sekitar 980 km sebelah utara Samarinda. Badai berkekuatan 65 km/jam itu bergerak ke arah barat, dengan kecepatan gerak sekitar 30 km/jam. Di Filipina, badai Sonamu menyebabkan satu orang tewas dan 500-an orang kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun US Navy dan Air Force Joint Typhoon Warning Centers menyebutkan, badai Sonamu akan melanda kawasan Malaysia pada 8 Januari mendatang. (Dot/Ary)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: